Rabu, 25 Juni 2014

Mahasiswa dan Kuliah

Libur telah tiba, libur telah tiba hore horeeeeeeeeeeeeeeeeee
oke libur telah tiba, ya libur telah tiba, kali ini aku merasakan libur yang panjaaaaaaaaang banget, biasa mahasiswa liburnya bisa 4 kali lipat dai liburnya anak SD, SMP, SMA, makanya sempat aku berpikir pantas saja, kuliah itu 4 tahun baru bisa lulus, penyebabnya itu ternyata kalau di satukan libur pada setiap semester itu kurang lebih liburnya bisa nyampe satu tahun, ga percaya?, yo itung saja sendiri teman, eh ngomong-ngomong masalah mahasiswa, kuliah, aku cuma pengen berbagi pengalaman saja ko, inget ya buat ade ade ku yang sekarang mau pada masuk kuliah, dunia perkuliahan itu tidak seindah pada sinetron FTV, yang biasa kalian saksikan, dunia kuliah itu harus siap fisik dan pikiran, dan juga harus siap duit, ga percaya? rasakan saja nanti, dunia kuliah itu memang waktu belajarnya sebentar, dalam seminggu paling masuk 3 atau 4 hari, tergantung universitasnya sih, tapi yang aku alami seperti itu, ya meski waktu belajar sebentar, tapi tugasnya itu beuuuh buanyak banget, secara aku kan kuliah di jurusan pendidikan  bahasa indonesia, yang namanya membuat makalah, itu bisa saja tiap matakuliah ada, dan ingat yang namanya 25% dosen, 75% mahasiswa, itu benar benar ada nyatanya, maksudnya apa sih 25%  dosen dan 75% mahasiswa, oke aku akan coba jelaskan meskipun sebenarnya sedikit sulit diungkapkan, jadi begini guys sistem pembelajaran di dunia perkuliahan, tidak sama bahkan beda jauh dengan pembelajaran di masa SMA, jadi kita sebagai mahasiswa dituntut untuk lebih aktif, sehingga bukan dosen yang membuat mahasiswa pintar, melainkan mahasiswa sendiri yang membuat dirinya pintar, begitulah yang aku rasakan, jangan kaget kalau setiap matakuliah ada kegiatan presentasi, mungkin memang kuliah itu ditakdirkan dimana menyampaikan materi dengan cara presentasi, presentasi lagi, presentasi lagi, makalah lagi, makalah lagi, plus duitlagi duit lagi, kalau tahu begitu, tolong buat para maba, please jangan gaptek, alias gagap teknologi, jangan cuma tahu facebook saja guys, kalian juga harus jago sama yang nnamanya ngutak ngatik microsoft word, kalian harus tahu bagaimana cara membuat presentasi yang bagus, dan enak di pandang, jangan sampai semua isi makalah kalian masukan ke dalam slide power point, oh iya, hampir lupa, jadi mahasiswa ga rame kalo ga bergabung dengan organisasi, contohnya aku nih gabung sama komunitas seni sastra gitu, bisa ngerasain, gimana rasanya pementasan di gedung gede, so melatih mental dan percaya diri, plus nya lagi, bisa deket sama kakak tingkat, kan rame bisa nambah pegetahuan dan pengalaman juga dari mereka, oh iya jadi mahasiwa juga kalau lagi belajar di kelas harus aktif bertanya, seperti yang aku rasakan, jujur saja, aku mahasiswa yang sedikit malas bertanya, tapi aku pernah merasakan betapa besar pengaruh bertanya itu, kita jadi paham lho, bener kata dosen aku, malu bertanya sesat dijalan, eh engga yang bener kata dosen aku itu kaya gini "malu bertanya sesat di ujian" hahaha aku setuju banget nih, ini kata kata dari dosen fonologi aku, kerenkan, beliau banyak sekali memotifasi, apalagi masalah bahasa, kata beliau yang paling saya ingat "bahasa daerah itu pasti, bahasa nasional itu wajib, bahasa internasional itu harus" wow beliau semakin membuat aku semangat untuk memperdalam bahasa, khususnya bahasa indonesia dan inggris. Oh iya kembali kemasalah tanya bertanya, di kelas kita dibiasakan dengan model pembelajaran presentasi, jadi mahasiswa memberikan materi kepada mahasiswa, bagi mahasiswa yang tidak paham bisa bertanya kepada temannya sesama mahasiswa yang sedang peresentasi, kalau ingin bertanya, aku hanya berpesan bertanyalah suatu hal yang memang benar-benar kamu tidak paham, mengenai materi yang di presentasikan, jangan bertanya dengan maksud cuap-cuap ngetes, maksudnya, kamu mengajuka pertanyaan yang sebenarnya kamu sudah tahu jawabannya, dan maksud menyampaikan pertanyaan tersebut untuk mengetes pengetahuan temanmu yang berpresentasi di depan, hayolah jangan berprilaku seperti itu, tak baik.
Ngomongin masalah tugas, pribahasa yang tepat yaitu "bersakit sakit dahulu, bersenag senang kemudian" ya tugas itu sebenarnya mudah, kalau mengerjakan nya disertai dengan keikhlasan kesabaran, dan motivasi yang kuat, ga percaya? cobain saja nanti., dan memang sulit, tetapi sulitnya itu akan terbayarkan dengan nilai dari tugas tersebut, dan ingat jangan jadi mahasiswa yang mau untung dari enteng, ada tugas copy paste, hellloooo lihat saja tuh nilainya aku jamin, pasti di bawah B, yaiyalah dosen jaman sekarang itu pada teliti teliti, jadi jangan coba coba lah untuk jadi plagiat, diluar sana banyak yang kehilangan gelar karena jadi plagiat.

Selasa, 24 Juni 2014

TUAN POLITIK & TUAN SASTRA (Absurdnya masalah Cinta)


        Oke kali ini aku mau nulis tentang kisah cinta yang menurut aku absurd banget, ceritanya kemaren aku ketemuan sama temen aku, biasalah kalau ketemuan pasti rempong, ngomongin segala hal termasuk fakta fakta tentang cowok, kisah cinta dia sama kakak tingkat yang katanya jago main biola, dan sekarang dia lagi dideketin sama cowok yang kalaau SMS panjaaaaaaaaaaaaaang banget, nah aku, biasa ngomongin pahlawan aku yang ketemu diangkot hehe, oke alkisah aku di deketin nih sama salah satu cowok sebut aja namanya si anu lah, oke jujur saja, saat itu aku sendiri lagi deket tapi agak jauh sama mahasiswa lain, tapi ini mahasiswa pingitan, yang masa pendidikanya dia habiskan diasrama, ingat jangan bilang dia tentara, dia bukan tentara guys, tapi yang pasti dia sahabat tentara, tapi jangan bilang dia polisi, tapi yang pasti polisi adalah temannya, jadi?, adalah biarlah jadi rahasia hati.
          Ngomongin cowok yang satunya lagi, ya dia memang kayanya suka sama aku tapi, aku ga respon dia, ya habis dia bukan tipe aku guys, yah meskipun dia punya hobi yang sama dengan aku yaitu dunia jurnalistik, menulis dsb, tapi ga berarti aku harus terima dia jadi pacar aku guys, lalu bagaimana dengan mahasiswa pingitan, yah panggil saja dia tuan batak, yah karena dia aslinya dari Sumatra, ondemande aku tidak mengerti bahasa dia, setiap dia nelephone pasti aku tidak mengerti bahasanya aku suka sama dia pada pandangan pertama, di suatu siang dalam suatu angkot, OMG, ga ada salahnya aku ke kampus naik angkot akhirnya bisa ketemu dia, oke aku buka sedikit tentang dia, dia anak politik guys, sepertinya dia pintar dalam politik cinta, bayangkan saja dia menghubungi aku sampai-sampai menggunakan empat nomor, setiap telephone aku pasti nomor nya berbeda, yah itulah politik cinta, tapi sepertinya aku telah terbutakan oleh seragamnya yang penuh dengan rentetan atribut. lalu bagaimana dengan si anu, biasalah si anu ini adalah anak sastra, cara dia memperlihatkan cintanya banyak sekali kode, mulai di status Facebook, dan kode terakhir dia ngasih buku doooong, tapi aku tetap tidak tertarik padanya. Ceritanya aku ngedeketin si tuan batak, hal terbodoh yang pernah aku lakukan, ngirimin puisi, pura-pura itu tugas dan minta komentar dari dia, ya mungkin semacam kode lah itu,tapi dia ga bales, tapi akhirnya dia telephone aku terus aku tanyain deh tuh nasib puisi, eh dia bilang gini “memangnya puisinya di kumpulkan kapan” dalam hati aku “ya elah ini cowok ga ngerti kode aku” sudahlah lupakan saja blab la bla, ceritanya telephone telephonan selesai. lalu bagaimana dengan si anu, yah si anu akhirnya sudah pacaran dengan cewek lain, syukurlah akhirnya dia menemukan tambatan hatinya yang sebenarnya, lalu dengan si tuan batak, akhirnya aku mundur, ngapain ngedeketin cowok yang tidak mengharapkan kita, bikin sakit hati saja, intinya dia keren karena seragam dan seragam itu tidak sesuai dengan hatinya dan prilakuna yang suka PHP-in cewek, habis dia nelphonenya sebulan bahkan duabulan sekali dan yang mencurigakan yaitu dengan nomor yang berbeda, yasudah lupakan, dan hati-hati loh seragam bisa membutakan cinta, beneran lho ga percaya, cek aja sendiri, intinya cinta itu jangan lihat dari almamaternya, dari kesukaannya yang sama, jangan mentang mentang hobi sama tiba tiba mau saja jadi pacarnya, tidak juga seperti itu, jadi orang itu jangan munafik lah, kalau kita tidak suka jangan dipaksakan, dan yang pasti sadar diri, sadar diri dalam artian, kenapa cowok yang kita suka malah jauh dari kita, dan cowok yang kita tidak suka malah deket sama kita,nah gara-gara itu aku jadi mikir bulak balik, hingga ingin berubah untuk menjadi pribadi yang lebih baik karena pada intinya wanita yang baik untuk laki-laki yang baik dan begitupun sebaliknya.
semoga bermanfaat, bukan sekedar kisah cinta.

Minggu, 25 Mei 2014

MENTALI "Kisah absurd di planet tersembunyi"

Nama aku Mentali aku adalah putri dari pasangan ibu Aurora dan bapak Iklim asalnya aku tinggal di sebuah planet yang tersembunyi pokoknya masyarakat yang tinggal disana  aneh-aneh , ada bapak Banjir, ada ibu Tsunami, ada ibu Bintang, dan lain lain.Jadi setiap bencana, cuaca, bintang, lembulan, dan aku sendiri apaila sudah beres bertugas langsung pulang ke planet tersembunyi ini,dan ada hal unik yang terdapat pada semua masyarakat yang tinggal di planet tersembunyi yaitu seluruh masyarakat yang tinggal disana tidak bisa menyebut hurup R, entah kenapa alasannya yang pasti aku tidak tahu, disana kami tidak mengenal waktu, jadi aku tidak tahu kapan aku lahir.  Aku juga mempunyai seorang teman dia bernama Kulupuk kami adalah teman yang akrab, dan salah satu keunikan dari si kulupuk ini dia selalu menghayal untuk pergi kebulan, bulan adalah salah satu masyarakat planet tersembunyi yang sekarang sudah bekerja menyinari malam hari. dan aku berjanji kepada kulupuk pada saat aku tugas nanti aku akan berusaha menyampaikan salamnya pada lembulan itu. Hingga waktu itu pun tiba, setelah aku lulus sebagai sarjana Tata Cahaya di UNPLANYI  alias Universitas Negeri Planet Tersembunyi, dengan nilai IPK aku 5,00  aku langsung di tugaskan untuk menyinali bumi di siang hari, senang rasanya sebagai lulusan yang bisa langsung kerja. Semenjak bekerja Aku biasa dipanggil Mentali genit oleh teman teman aku, entah apa alasannya aku di panggil seperti itu, kesannya aku ini murahan, padahal sampai sekarang belum ada makhluk dari planet manapun yang berani menginjakkan jejaknya pada aku jangan seperti itu yang berani mendekati akupun tidak ada, kalaupun ada itu namanya cari mati, karena suhu aku panas sekali.  Tetapi aku tetap berpikir positif mungkin aku di panggil Mentali genit karena cahaya aku yang selalu menyoroti setiap kegiatan manusia di bumi, bahkan cahaya aku bisa masuk kecelah sesempit apapun, karena aku ini memiliki cahaya yang sangat terang, dan aku juga selalu setia meyinari manusia yang tinggal dia Bumi sepanjang siang hari, kecuali saat bapak hujan datang dan membasahi sebagian bumi hingga berdatanganlah bapak bapak banjir dari planet tersembunyi yang menggenangi sebagian wilayah bumi, dan sampai sekarang aku yakin tidak akan ada yang bisa menandingi terangnya cahaya aku bahkan lampu berjuta-juta watt-pun tidak bisa, karena cahaya aku ini dapat menyinari seluruh bagian bumi. Bisa dibilang juga aku ini adalah saksi dari segala kegiatan yang dilakukan manusia di bumi, semua kegiatan mereka bisa aku ketahui, karena aku ini adalah salah satu ciptaan tuhan yang kepo banget, aku suka melihat orang-orang yang sedang pacaran, kesakitan, berbahagia. hingga akhirnya aku berjumpa dengan sosok yang sering kulupuk bilang yaitu Lembulan, aku bertemu dengannya saat terjadi gerhana mentali total, yaitu saat dimana lembulan menghalangi cahaya aku, saat itu aku tidak marah kepadanya karena dia kakak tingkat aku di UNPLANYI jadi tidak berani mau marah  juga, tetapi karena pada suatu hari kami memiliki misi untuk menyelidiki salah seorang masyarakat di bumi akhirnya kami menjadi akrab. senang rasanya bisa bertemu dengan sesama alumni UNPLANYI dan kami memiliki tugas yang sama, yaitu menyinari bumi, tetapi kami beda waktu kerja, aku kerjanya sip siang, sedangkan lembulan sip malam dan sampai sekarang aku dan lembulan menjadi sahabat. Tapi sayang sekarang lembulan lebih sering main di masa depan, sedangkan aku sukanya main di masa lalu, dan akupun tidak lupa menyampaikan salam dari sahabatku di Planet tersembunyi yaitu si kulupuk, tetapi sayang Lembulan tidak mau meresponnya, dia bilang sih bosen, mungkin karena dia juga sudah memiliki gebetan atau pacar di planet lain.


MENJADI CITIZEN JOURNALIST

Di zaman sekarang ternyata kegiatan meliput berita tidak hanya di lakukan oleh para jurnalis propesional saja, tetapi juga di lakukan oleh para citizen journalist. Sebagian masyarakat pasti masih asing dengan istilah citizen journalist, melainkan mereka lebih akrab dengan istilah wartawan atau jurnalis .Citizen journalist merupakan kegiatan jurnalistik yang dilakukan oleh masyarakat atau warga yang latar belakangnya bukan seorang jurnalis. Citizen journalist sangatlah bermanfaat sekali untuk menyampaikan berita dengan cepat kepada masyarakat luas, bahkan terkadang para wartawan atau jurnalis propesional juga mengambil berita dari para citizen journalist, jadi kehadiran citizen journalist ini sangat berperan penting.
            Untuk menjadi seorang citizen journalist sangatlah mudah, yang pasti kita harus mempunyai rasa ingin tahu terlebih dahulu, karena dengan rasa ingin tahu yang tinggi, maka kita akan menikmati peran sebagai citizen journalist, di luar sana banyak orang yang berpendapat bahwa berkecimpung di dunia jurnalistik itu melelahkan, banyak mengorbankan waktu, tenaga, dan pikiran, tetapi sebenarnya kegiatan ini sangatlah mulia karena di dalam kegiatan tersebut kita membagi informasi kepada masyarakat luas, sehingga kita bisa menambah pengetahuan mereka, mungkin kita tidak bisa membagi materi, tetapi setidaknya kita sebagai jurnalis bisa membagi pengetahuan kepada mereka.
             Sebagai seorang citizen journalist atau jurnalis warga, kita harus memiliki bekal yang dapat menunjang kegiatan meliput suatu peristiwa, yaitu bekal berupa seperangkat alat-alat, seperti buku catatan, dan kamera, buku catatan sangatlah penting untuk mencatat segala informasi yang akan di angkat menjadi berita, sedangkan kamera di gunakan untuk mengambil gambar, atau video yang akan di jadikan bentuk visual dari berita tersebut. Selain bekal berupa seperangkat alat-alat, kita juga harus memiliki bekal berupa keahlian dasar menjadi seorang citizen journalist, yaitu memahami rumus 5W+1H, ini merupakan rumus mendasar untuk menulis suatu berita, dengan konsep ini berita yang kita tulis akan lebih berstrukstur.
            Sekarang banyak media yang menyediakan wadah untuk menampung berita yang di tulis oleh para citizen journalist, baik di dalam media sosial seperti facebook dan twitter, perlu kita sadari bahwa media sosial sangat menunjang kegiatan citizen journalist, dengan media sosial, seorang citizen journalist dapat langsung mempublikasikan berita tersebut dengan memposting berita, atau mengupload foto di media sosial tersebut, dengan cara seperti itu semua orang akan mengetahui informasi yang di publikasikan oleh seorang citizen journalis. Contohnya, di suatu hari kita berangkat kuliah, tiba tiba saat di jalan Soekarno Hatta kita telah terjebak macet, kemudian kita mengambil foto keadaan macet tersebut, lalu kita mengupload fotonya di facebook atau di twitter, lalu kita beri keterangan pada foto itu, bahwa  telah terjadi kemacetan di jalan Sukarno Hatta, sehingga orang-orang tahu bahwa telah terjadi kemacetan di jalan tersebut. Dengan melakukan kegiatan diatas maka kita sudah bisa disebut sebagai seorang citizen journalist.
            Media lainnya yaitu  di media cetak, biasanya di dalam suatu Koran harian terdapat rubrik atau kolom yang di dalamnya merupakan berita yang ditulis warga, misalnya di dalam Koran harian Pikiran Rakyat, terdapat rubrik Surat Pembaca, isi dari rubrik tersebut yaitu berupa berita atau gambar yang di ambil oleh masyarakat dan di kirimkan ke redaksi Pikiran Rakyat. Berita yang di buat oleh citizen journalist juga dapat di muat di media elektronik, yaitu seperti di acara televise, misalnya Wide Shot, sebuah acara berita yang di tayangkan oleh Metro Tv, dimana acara ini, menayangkan video hasil liputan dari para citizen journalist.
            Dengan adanya fenomena citizen journalist ini ternyata telah membuktikan bahwa suatu  berita itu tidak hanya di sampaikan oleh para wartawan atau jurnalis yang propesional saja, tetapi juga bisa di sampaikan oleh siapa saja, dan citizen journalist juga bisa di jadikan langkah awal untuk orang-orang yang ingin masuk ke dalam dunia jurnalistik.

Sumber: Jadi Jurnalis Itu Gampang Oleh Imam FR Kusumaningati

Minggu, 23 Maret 2014

Bisakah Kita Berjumpa Lagi? # Part 2

Minggu pagi yang tidak akan pernah aku lupakan, aku masih ingat, bahkan sangat ingat di hari minggu yang terdahulu, kau membuat aku menangis karena sakitnya menahan rindu kepadamu, tetapi di minggu pagi ini, kamu mebuat aku tersenyum manis, dengan muka merah, menahan bahagia ketika aku mendengar suaramu yang tidak jelas, mungkin karena aku cemas, cemas karena ragu apakah itu kau atau bukan, kalau saja kau, tentu aku merasa berada dialam mimpi, hingga maya sahabatku menampar pipiku dan "aww" terasa sakit, ternyata benar itu kenyataan.
Tepat pukul 09.30 WIB, sederet nomor baru telah memanggil aku, andai saja kau tahu, setiap nomor baru yang menyapa handphone ku, aku selalu berharap bahwa itu kau yang jauh di pulau, dan aku si gadis manis yang iseng sendiri, yah tapi aku tidak ingin kau mati seperti pada puisi karangan Chairil Anwar, aku berharap kau datang kepadaku dengan selamat. Dengan membawa senyum manis, dan kau bilang "Holong rohakku tu ho"  jangan kau tanya darimana aku tahu bahasa itu, asal kau tahu aku selalu mencari tentang dirimu yang jauh di pulau. Kemudian aku angkat telephone itu, aku bingung saat kita berbicara kau bertanya apa, kau bertanya antara dimana dan bagaimana, aku merasa bersalah ketika aku tidak bisa memahami bahasamu itu, aku tidak bermaksud untuk sengaja, tapi aku memang tidak paham akan logat bicaramu itu, hingga akhirnya kau meminta aku untuk mengirim pesan saja, lalu aku kirimkan pesan itu "Ada apa?, maaf tadi tidak jelas?" tak lama kemudian muncl sms baru di handphone ku "tidak ada apa-apa, aku hanya ngin tahu kabarmu saja de?" itu balasan yang kau kirim kepadaku, saat kalimat itu mengandung kata sapaan "dek" kau membuat aku semakin merasa dekat dengan mu, tetapi mungkin di pulau mu, panggilan itu setara dengan kata "kamu,anda, dan kau", aku bahagia ketika kau membalas pesan dari aku, tetapi hati ini terasa kecewa ketika kau tak membalasnya, yasudah aku berpikir positif saja mungkin kau tidak punya pulsa.
 kejadian itu telah berlalu setelah dua hari kemudian. hingga suatu malam, akumembuka akun facebook ku, tepat di beranda di barisan paling utama, stelah pertanyaan facebook "apa yang kau pikirkan?" hingga ku geser kursor, menunjuk pada suatu status, bahwa akun beratasnamakan kau telah berstatus pacaran, betapa hancur hatiku saat itu, ingin rasanya aku menjawab pertanyaan facebook itu dengan ungkapan "Kini hatiku sakit, melihat seorag yang aku harapkan telah memilih orang lain", tetapi mengapa kau tidak mencantumkan nama wanita itu, lalu apa maksud kamu menghubungi dua hari yang lalu tepat di hari mingu pukul 09:30?
aku hanya bisa menghela napas dan bilang "mungkin ini yang terbaik untuku, tuhan mempertemukan ku dengan orang yang seharus nya tidak aku cintai, tetapi dari sanalah tuhan memberiku petunjuk tentang cinta yang sebenarnya. aku selau berdoa "ya Allah ijinkan aku lupa dengannya" Tetapi samapi sekrang doa itu belum ter-acc.
Bersambung...............


Minggu, 09 Maret 2014

Potret Sekolah di Daerah Pedesaan

Apabila kita melihat di kota kota besar nampak bangunan bangunan sekolah yang berdiri kokoh dan megah di lengkapi dengan pasilitas yang memadai, tetapi ternyata tidak semua siswa bia menikmati sekolah seperti itu, ternyata di suatu pedesaan ada saudara saudara kita yang masih belajar di sekolah sekolah yang sederhana.

                                             Kondisi ruang belajar yang hanya terbuat dari bilik




Label kelas

                                                Kondisi pintu kelas yang tampak sudah lama
                                                Kondisi gedung sekolah saat di lihat dari luar

Fotografer by Ardi Abdillah & Agus Indrawan

Jumat, 07 Maret 2014

BAIK


Anda baik
Saya ingin menunggu anda

Anda bilang "Baik"

Saya ingin berjumpa lagi
Anda bilang "Baik"


Saya ingin bercanda dengan anda
Anda bilang "Baik"


Saya ingin bersama anda
Anda bilang "Baik"


Ingin susah bersama anda
Ingin bahagia bersama anda 
Anda bilang "Baik"


Kalau begitu biarlah saya jadi kekasih anda
Anda bilang "Maaf dinda bukan yang terbaik untuk saya"